6 Game Terbaik di 2011

Teknopagi - Tahun 2011 memang belum berakhir, namun dalam kurun waktu 6 bulan ini sudah cukup banyak game yang menarik untuk dimainkan. Seperti 6 game berikut ini yang berhasil dirangkum detikINET.


1. Killzone 3
Meski tidak sebaik Killzone 2, namun seri ini cukup sukses di pasaran. Grafisnya sangat baik, ditambah dengan alur cerita liner di dunia penuh warna. Dengan demikian, Killzone 3 telah dinobatkan sebagai salah satu game FPS terbaik.


2. Dead Space 2
Ini merupakan game FPS menyeramkan dengan orentasi aksi yang luar biasa. Meski tidak banyak perbaikan dari seri terdahulu, tapi kisah karekter utama yang ditonjolkan membuat game ini layak dimainkan.


3. Mortal Kombat
Bisa dibilang ini merupakan seri terbaik dari seluruh game Mortal Kombat yang pernah dirilis. Mortal Kombat 2011 ini memang tampil sangat berbeda berkat beberapa modus perkelahian seperti Challenge Tower, Tag Team Matches dan Extremely Gory Fatality System.


4. L.A. Noire
Ini dinobatkan sebagai salah satu game yang memakan dana terbesar dalam proses pembuatannya. Pun demikian usaha Rockstar mengembangkan game ini tidak sia-sia, banyak situs pengamat game memuji seluruh aspek di dalamnya.


5. Total War: Shogun 2
Tak dipungkiri lagi jika seri Total War kerap menghadirkan game strategi yang mengagumkan. Melalui Shogun 2, game ini menawarkan pertempuran di Jepang lengkap dengan atribut para ksatria saat itu yang ditampilkan dalam grafis 3 dimensi.


6. Witcher 2: Assassins of Kings
Witcher 2 memang game yang dirancang untuk PC kelas menengah ke atas. Pengembang game ini mengedepankan kualitas grafis, serta sistem Artificial Intelligence (AI) yang kian disempurnakan. Tak heran jika bannyak situs pengamat game memberi nilai 9 dari 10 untuk game ini.


Sumber : detikINET

The Walking Dead, Bukan Game Zombie Biasa

Teknopagi - Game The Walking Dead sedang digarap oleh Telltale Games, spesialis game episodik yang telah menelurkan karya seperti seri Sam & Max, Tales of Monkey Island dan Back to The Future.

The Walking Dead awalnya adalah sebuah kisah komik/graphic novel yang diterbitkan Image Comics sejak 2003. Kisah garapan Robert Kirkman yang digambar oleh Tony Moore (kemudian Charlie Adlard) ini berlatarkan 'zombie apocalypse' alias 'kiamat' yang terjadi saat dunia diserang wabah zombie.

Latarnya memang sudah banyak digunakan dalam berbagai kisah, mulai dari film hingga game. Namun The Walking Dead menampilkan sisi yang berbeda dalam jalinan ceritanya, hingga menghasilkan penghargaan Eisner (setara Oscar atau Grammy untuk dunia komik).

Seri ini juga telah diadaptasi dalam format televisi dengan judul sama. Serial TV-nya langsung mendapat sambutan baik, bahkan dinominasikan untuk penghargaan Golden Globe.

Nah, untuk game-nya, tokoh utama yang akan muncul bukanlah Rick Grimes seperti di komik atau serial TV. Game ini akan menampilkan tokoh baru bernama Lee dan Clementine.

Berikut adalah ringkasan preview-nya seperti dikutip detikINET, Rabu (27/6/2011) dari wawancara Joystiq dengan Jake Rodkin, game designer dari Telltale.

Lee adalah seorang narapidana yang di awal game dikisahkan sedang dibawa dalam sebuah mobil polisi menuju penjara. Mobil itu kemudian kecelakaan, Lee yang bangun dari pingsan mendapati dunia sudah mengalami wabah zombie.

Lee kemudian akan memasuki sebuah rumah dan gamer bisa melihat petunjuk-petunjuk di lingkungan yang mengindikasikan apa yang ada di rumah itu. Misalnya, di dapur ada sebuah kursi yang disandarkan seakan untuk menopang tubuh anak kecil yang mau mengambil bahan makanan dari lemari.

Nantinya, Lee akan berhadapan dengan zombie lain di rumah itu. Lalu ia akan mendapatkan bantuan dari seorang gadis kecil bernama Clementine yang muncul untuk membawakan senjata, sebuah palu, yang akan digunakan Lee.

Game ini akan menampilkan episode-episode kisah bertahan hidup Lee dan Clementine di tengah-tengah kekacauan dunia akibat makin meluasnya wabah zombie. Akhir yang bahagia pun belum tentu bisa dijamin.

Telltale selaku developernya berjanji tokoh Rick Grimes juga akan muncul di game ini, namun hanya 'berpapasan' dan bukan jadi tokoh utama. Selain itu, Telltale mengatakan game ini tak akan seperti game zombie biasanya yang menampilkan tokoh 'penyelamat dunia' dari serbuan zombie.

Sumber : detikINET

Foxconn Berencana Ganti Manusia dengan Robot

Teknopagi - Sepertinya beberapa hari lagi sejumlah pekerja Foxconn di perusahaan tak lama lagi berakhir waktu kerjanya. Pendiri dan ketua Foxconn, Terry Gou telah dilaporkan  mengatakan bahwa Foxconn Berencana Ganti Manusia dengan Robot dalam waktu tiga tahun.

Apabila Anda belum tahu sekarang – Foxconn adalah perusahaan produsen yang memproduksi / merakit produk  untuk perangkat Apple seperti iPhone dan iPad bahkan Sony dan Nokia. Foxconn saat ini memiliki 10.000 robot dan berencana untuk mencapai 300.000 tahun depan.

Dengan laporan bunuh diri, pekerja yang tidak nyaman dan ledakan yang terjadi di pabrik-pabrik Foxconn, membuat mereka menggunakan  robot mungkin ide yang baik. Tetapi dengan sekitar 1,2 juta orang bekerja di Foxconn sekarang, satu juta robot bisa menimbulkan masalah pengangguran yang serius di wilayah tertentu, dan tidak menutup kemungkinan di negara Cina sendiri jika tren penggunaan robot ini menyebar.

Sejujurnya, ada juga masalah ekonomi yang pekerja pabrik int barat tahu semua terlalu baik: sebagai kenaikan biaya tenaga kerja, ada insentif bagi perusahaan untuk beralih ke otomatisasi robot.


Hacker Ditantang Temukan 'Lubang Keamanan' Facebook

Teknopagi - Facebook siap memberikan ganjaran ratusan dollar kepada para hacker yang berhasil menemukan bug atau celah keamanan di situs mereka. Program ini membuntuti kesuksesan perusahaan teknologi lain yang telah lebih dulu membuat program serupa bertema "Bug Bounty".

Jumlah uang yang ditawarkan Facebook pada mereka yang berhasil menemukan bug ialah sebesar USD 500, angka yang terpaut jauh dengan yang ditawarkan perusahaan Google, Mozilla dan Microsoft. Sebagai perbandingan, Google menggelontorkan uang sebesar USD 3.000, jumlah yang sama dengan yang dikeluarkan Mozilla. Sedangkan Microsoft mengeluarkan uang senilai USD 250.000.

Ganjaran yang diberikan oleh Facebook ini bertujuan untuk lebih mengamankan situs yang digandrungi ratusan juta orang tersebut. Seperti detikINET kutip dari laman "Security Bug Bounty", Senin (1/8/2011), Facebook memaparkan klasifikasinya untuk seorang 'bounty' seperti mau memberikan waktu pada Facebook untuk merespon terlebih dulu laporan yang masuk sebelum menyiarkannya pada publik.

Bug yang ditemukan seorang bounty juga harus bersentuhan dengan situs Facebook sendiri, bukan yang terkait dengan aplikasi pihak ketiga atau situs pihak ketiga yang terintegrasi dengan Facebook. Meskipun Facebook berjanji bahwa mereka akan menyiapkan upah sebesar USD 500, namun bagi mereka yang melaporkan adanya bug tertentu, maka hadiah akan dinaikkan.

Sebelumnya, demi menguatkan keamana yang mereka miliki, Facebook, seperti Microsoft dan Google, juga mempekerjakan George Hotz. Ia adalah hacker ngetop yang pernah dituntut Sony karena telah membobol konsol game PS3 dan menjadi orang pertama yang meretas iPhone.

Hubungan baik yang dijalin Facebook dengan para hacker dikatakan oleh pihaknya adalah sesuatu yang penting. Perusahaan itu sendiri sering dikontak oleh hacker tiap minggunya, yakni sekitar 30-50 kali. Dan untuk lebih mempererat hubungan baik tersebut, Facebook juga mensponsori konferensi hacking Defcon selama dua tahun terakhir ini.

Sumber : detikINET

Google Mulai Hapus Profil Private di Google+

Teknopagi - Google mulai menghapus profil private di layanan jejaring sosial Google+, setelah pada awal bulan Juli mereka sudah mengumumkan rencana Google Mulai Hapus Profil Private di Google+.

"Jika Anda memiliki profil yang private, maka akan terlihat di atas profil Anda yang bertuliskan opsi untuk membuatnya 'public' atau menghapusnya," tulis pesan Google di Public profiles Google+.

"Nama penuh Anda tidak ditampilkan dalam halaman profil. Opsi ini tidak lagi didukung oleh profil Google," begitu isi pesan yang tertulis apabila pengguna masih menggunakan profil private.

Seperti yang dikutip dari Web Pro News, Senin (1/8/2011), di bawah pesan tersebut juga terpampang dua buah opsi, yaitu 'Tampilkan nama penuh saya' atau 'Hapus profil saya'.

Apakah kebijakan ini akan merugikan Google ketika nantinya Google+ akan diluncurkan? Nampaknya Google sedang memberikan sebuah peringatan kepada para pengguna profil private. Para pengamat juga belum yakin dampak dari kebijakan ini kepada para pengguna Google+.

Sebelumnya Google mengatakan bahwa yang ditampilkan di profil umum pengguna Google+ hanyalah nama penuh beserta jenis kelamin, namun dengan kebijakan baru ini tidak disebutkan jenis kelamin sama sekali. Informasi ini berdasarkan pada video update mengenai Google+ Profiles yang telah disebar oleh Frances Haugen, Product Manager Google+

Sumber : techno.okezone.com

'Guitar Hero' Dihidupkan Kembali?

Teknopagi - Lima bulan Guitar Hero dipensiunkan, pengembang game Activision dikabarkan tengah bersiap meniupkan napas baru pada game ikonik tersebut.

CEO Activision Blizzard Bobby Kotick membocorkan rencana 'Guitar Hero' Dihidupkan Kembali? kepada Forbes, sebagaimana dikutip T3, Jumat (22/7/2011). Padahal, Februari lalu Activision memutuskan tidak lagi meluncurkan franchise salah satu game paling populer tersebut.

Activision mengklaim bahwa game musik terus kehilangan pamor selama beberapa tahun terakhir, sehingga mereka akan menghapus unit bisnis Guitar Hero dan tidak lagi melanjutkan pengembangan game ini di tahun 2011.

Namun Activision tampaknya mulai berpikir ulang soal keputusan tersebut. “Saat itu kami tidak benar-benar berupaya memahami perilaku audiens,” cetus Kotick.

"Kami akan kembali ke studio dan menggunakan studio baru untuk menciptakan kembali game Guitar Hero. Itulah yang kami kerjakan saat ini," tegasnya.

Wacana Activision untuk kembali menghidupkan Guitar Hero jelas bakal disambut gembira para pecinta game. Sebagai salah satu game terpopuler dunia, keputusan Activision mengakhiri kreasi Guitar Hero pada Februari lalu langsung menjadi salah satu trending topic di Twitter dengan hashtag #RIPGuitarHero.


Serangan Anonymous di Indonesia Mulai Berhasil?

Teknopagi - Kelompok hacker Anonymous sejak beberapa waktu lalu dikabarkan mulai menggelar operasinya di Indonesia. Benarkah Serangan Anonymous di Indonesia Mulai Berhasil?

Indikasi keberhasilan operasi itu disampaikan dalam sebuah dokumen online bertajuk 'Tea Party: The Appetizer'. Isi dokumen itu konon merupakan data yang dibobol dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Info akan adanya dokumen online itu disampaikan akun @anonyOpsIndo ke akun @detikinet di Twitter. Info serupa juga disampaikan pembaca lewat email yang diterima detikINET, Senin (1/8/2011).

Sesuai judulnya, dokumen ini disebut-sebut baru 'hidangan pembuka' saja. Sedangkan hidangan utamanya masih disimpan dan akan disajikan di kemudian hari.

Seperti kelompok LulzSec, kelompok Anonymous Operations Indonesia (AnonyOpsIndo) ini mengibaratkan diri sebagai pelaut di atas sebuah kapal. "Penumpang kapal ini, yang banyak di antaranya adalah orang Indonesia, ingin menyampaikan terima kasihnya pada #kominfo @tifsembiring @iwansumantri @patakaid #idsirtii," demikian tercantum dalam dokumen itu.

Nama orang dan lembaga yang disebut di situ dikatakan menyediakan bahan baku yang digunakan dalam meracik kue yang akan dihidangkan. Tentunya ini semacam sindiran pada lembaga dan orang-orang itu.

Aksi ini pun nampaknya masih akan diteruskan. Sesuai pesan yang tertera dalam dokumen itu: "Untuk kaffeklatch (duduk santai sambil minum kopi-red) berikutnya, kami akan menghidangkan penganan seperti #oplapindo #opprita dan #opnazarrudin! Siapkan peralatan makan Anda!"

Di bagian akhirnya dokumen itu, pelaku berpesan pada Menteri Kominfo Tifatul Sembiring agar melakukan filter pada server Kominfo sebelum memfilter internet.

Selain itu, pelaku yang membubuhkan tandatangan gerakan AntiSec itu mencoba menyampaikan pesan pada rakyat Indonesia bahwa mereka bukanlah musuh. "Kami bukan musuh Anda, kami bukan teroris, kami adalah Anda," sebut pesan itu.

Sumber : detikINET

IQ Pengguna Internet Explorer Lebih Rendah?

Teknopagi - Berdasarkan riset sebuah konsultan psikometri Kanada, AptiQuant, IQ Pengguna Internet Explorer Lebih Rendah. Wah...?

AptiQuant menawarkan tes IQ online secara cuma-cuma kepada 100 ribu pengguna internet untuk kemudian membandingkan rata-rata skor IQ mereka menurut browser yang digunakan.

Hasil tes itu ternyata menunjukkan bahwa pengguna IE, baik itu versi 6, 7, 8 ataupun 9 memiliki skor IQ lebih rendah dari rata-rata pengguna browser lainnya. Lucunya, pengguna IE versi 9 ternyata memiliki skor IQ lebih rendah dibandingkan pengguna IE versi 8, demikian seperti lansiran TG Daily, Sabtu (30/7/2011).

Pengguna Google Chrome, Firefox dan Safari diklaim memiliki skor IQ lebih tinggi dari rata-rata. Sementara pengguna Camino, Opera dan IE dengan Chrome Frame bahkan memiliki IQ yang jauh lebih tinggi.

Hasil studi ini bisa jadi terkait dengan kemampuan IE yang kurang memenuhi standar web saat ini sehingga kerap menghadapi masalah saat membuka situs yang sebenarnya berfungsi dengan baik di browser lain. Akibatnya, hanya pengguna dengan kompetensi teknik lebih rendah, yang disinyalir juga memiliki tingkat kecerdasan lebih rendah, yang masih mau bersabar menggunakan IE.

Kendati masih mendominasi pasar, IE secara perlahan mulai kehilangan market share nya dari browser open source seperti Firefox dan Chrome.

"Laporan terakhir tentang tingkat kecerdasan pengguna IE agaknya akan memicu kehebohan," jelas pihak AptiQuant.

"Mengacu pada hasil studi ini, perusahaan IT di seluruh dunia bisa jadi akan mulai mempertimbangkan kembali waktu dan investasi yang mereka habiskan untul mendukung browser lama," pungkasnya.


Simpanan uang Apple Melebihi Simpanan Pemerintah AS

Teknopagi - Barangkali, pemerintah Amerika Serikat (AS) perlu menjual Apple iPhone atau iPad. Keuntungan yang diperoleh dari penjualan gagdet tersebut membuat Simpanan uang Apple Melebihi Simpanan Pemerintah AS.

Menurut data terakhir dari US Treasury Department, uang tunai yang kini dimiliki pemerintah Negeri Paman Sam adalah sebesar USD 73,8 miliar. Jumlah tersebut lebih rendah dibanding uang tunai Apple.

Seperti dilansir CNN dan dikutip detikINET, Sabtu (30/7/2011), Apple memiliki uang tunai sebanyak USD 76,2 miliar pada akhir Juni. Jumlah itu dihitung berdasarkan laporan keuangan terakhirnya.

Memang di kala pemerintah AS terus melakukan pengeluaran besar, Apple menikmati pendapatan luar biasa dari penjualan gadgetnya. iPhone, iPad sampai iPod, semuanya masih laris manis.

Dengan cadangan uang tunai berlimpah, terdapat spekulasi Apple akan melakukan langkah akusisi terhadap perusahaan lain. Namun mereka menyatakan akan berhati-hati dengan uangnya itu.

"Kami tidak akan membiarkan uang tunai kami hilang dengan membuat akuisisi yang bodoh," ucap CEO Apple, Steve Jobs, beberapa waktu yang lalu.


Sumber : detikINET